B-raKCnUYAEZGQl

[MEDIA ICMI] Perhatian Pemerintah yang berkaitan dengan perlindungan anak minim karena bersifat parsial. Sehingga tidak terkoordinasi secara sinergis dan struktural. Masing-masing pihak berjalan sendiri. Kini bergulir wacana pembentukan Direktorat Ayahbunda oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Anies Baswedan. ICMI menyambut ide tersebut, namun harus dijalankan secara komprehensif bersama parenting skill.

Edukasi Sejak Dini

“Kalau kita mau kembali meluruskan masalah anak, ialah dengan memperkuat ketahanan keluarga melalui parenting skill. Dimulai dengan ToT dan merekrut tenaga ahli. Ibu-ibu diajarkan untuk mendidik anak. Kita buat ketahanan keluarga. Kalau keluarga kuat , maka masyarakat dan negara akan kuat,” ujar Dewan Pakar ICMI Wakil Ketua Bidang Pemberdayaan Keluarga, Perempuan dan Perlindungan Anak, Masnah Sari dalam pertemuan Dewan Pakar ICMI Pusat, Jakarta (25/2/15).

Senada hal tersebut, Dewan Pakar ICMI Anggota Bidang Perlindungan Anak, Roosy Miller menambahkan, akar masalah ada di sistem yang tidak berjalan. Karena itu, peran pemimpin, dalam hal ini Presiden, harus tegas menginstruksikan kementrian dan pihak terkait  menetapkan prioritas terhadap anak.

“Akar masalah sebetulnya di sistem yang kurang berjalan. Presiden harus punya interest  khusus untuk penanganan anak. Kalau Presiden sudah turun dan informasikan ada bujet dan ini diprioritaskan. Jadi kita harus push,” imbaunya.

Roosy menambahkan, peran pemimpin masyarakat di tingkat bawah yaitu Ketua RT juga tak kalah penting. Mereka pun perlu dibekali capacity building.serta informasi yang cukup tentang  anak.

Sementara itu, Wakil Ketua Dewan Penasehat ICMI Pusat, Aida Vitayala S. Hubeis menyampaikan, pentingnya edukasi seksual sejak dini, sebagai salahsatu upaya pencegahan  pelecehan terhadap anak seperti yang kini marak terjadi.

“Kemarin saya bilang kepada Pak Anis, kalau kita mau, pendidikan dimulai dari TK. Pondasinya. Ajari mereka, anak harus tahu mana bagian tubuh dia yang tidak boleh dipegang orang. Pendidikan tentang  anggota tubuh,” sebutnya.

Selanjutnya, Ketua Dewan Pakar ICMI Bidang Pemberdayaan Keluarga, Perempuan dan Perlindungan Anak, Sri Astuti Buchari mengajak jaringan ICMI baik di tingkat Pusat, Wilayah, Daerah, dan Satuan untuk senantiasa bersinergi, urun rembug bersama Pemerintah, dan elemen masyarakat lainnya khususnya dalam mengatasi masalah trafficking, KDRT, dan perlindungan Anak.

Iklan