IMG-20150201-WA0020REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR — Wali Kota Bogor Bima Arya menyambut baik sumbangsih program kerja dan pemikiran Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bogor.

“Wali kota juga mengarahkan untuk menyinergikan perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan ke dalam agama,” kata Sekretaris Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Orwil Khusus Bogor Meika Syahbana Rusli di Bogor, Jawa Barat, Kamis (5/2).

Ia menjelaskan, wali kota menyampaikan itu saat menghadiri Silaturrahim Kerja Wilayah (Silakwil) ICMI Orwil Khusus Bogor di IPB Science Park Taman Kencana, Bogor, yang diselenggarakan akhir pekan lalu. Wali kota juga menyambut baik tema Silakwil ICMI Orwil Khusus Bogor 2015 yang mengusung tema “Implementasi Hijrah Moral untuk Perbaikan Tatanan Kehidupan Bangsa”.

Dalam acara yang juga dihadiri Sekjen ICMI Muhammad Taufiq, Presidium ICMI Sugiharto, ditekankan bahwa dalam implementasi program ICMI tidak terlepas dari keislaman, kecendekiawan dan keindonesian. Menurut Meika Syahbana Rusli, tema Silakwil ini merupakan tidak lanjut dari hasil Silaknas ICMI 2014 yang diselenggarakan di Gorontalo pada 7-8 Desember 2014.

Hasil Silaknas ICMI 2014 memutuskan fokus kegiatan ICMI adalah penataan kembali sistem berbangsa dan bernegara untuk kesejahteraan rakyat. ICMI adalah organisasi yang menjadi wadah dialog intelektual bagi para cendekiawan muslim Indonesia, yang memiliki komitmen pada nilai-nilai keislaman.

Sejak berdiri pada 1990, organisasi ini memiliki tujuan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas kehidupan rakyat Indonesia dengan memadukan ilmu pengetahuan dan teknologi ke dalam agama. Dalam menghadapi kondisi Indonesia saat ini, ICMI perlu meningkatkan kontribusi pada kehidupan bangsa.

sumber: republika.co.id

Pada akhir acara Silakwil disepakati program kerja dari berbagai bidang organisasi, politik, sosial

budaya dan iptek.
Desa baitul mal Ia juga menjelaskan bahwa salah satu program unggulan ICMI Orwilsus Bogor adalah membentuk model desa dengan membangun kapasitas dan meningkatkan kesejahterahan masyarakat.

“Dan itu diwujudkan melalui program kerja ‘Satu Desa Satu Baitulmaal’,” katanya. Program tersebut direncanakan diimplementasikan satu desa di kabupaten dan satu desa di kota

Iklan