Laporan: Ihsan Dalimunthe |

RMOL. Penyelenggaraan negara saat ini masih alami banyak mengalami kerancuan. Bahkan Pancasila dan UUD 1945 sudah mulai ditinggalkan. Demikian disampaikan Sekjen DPP Partai Golkar, Idrus Marham dalam diskusi “RUU Pilkada untuk Kesejahteraan Rakyat” yang diselenggarakan Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) di Hotel Sahid, Jakarta, Rabu (17/9).

 

“Makanya sekarang saya katakan kita masih di zaman transisi. Harus dilakukan penataan. Kami di Golkar mengusulkan adanya penataan kehidupan berbangsa,” kata Idrus.

Penataan sistem kebangsaan bukan cuma di politik tapi dalam semua aspek termasuk perbankan, ekonomi dan budaya. Atas dasar itu, menurut Idrus, Koalisi Merah Putih (KMP) mendukung pemilihan kepala daerah melalui Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD).

“Pilkada melalui DPRD pilihan untuk menata kehidupan bangsa. Komitmen KMP dalam penataaan bangsa baru bisa lewat politik, nanti menyusul ekonomi perbankan dan kehiduapan lainnya. Intinya untuk kesejahteraan rakyat,” kata Idru

Idrus mengakui, Pilkada melalui DPRD tidak akan didukung semua pihak. “Yang dirugikan media, nggak ada iklan lagi. Lembaga survei pasti tutup kalau pilkada melalui DPRD disahkan,” tutur Idrus.

Masih kata Idrus, untuk mendapatkan sesuatu yang ideal perlu sesuatu yang dikorbankan. Menurutnya, komitmen Koalisi Merah Putih memilih pilkada melalui DPRD adalah untuk perbaikan bangsa Indonesia. [zul]

sumber: rakyat merdeka online

Iklan