DCIM100MEDIA

[MEDIA ICMI] Persoalan kebangsaan bak benang kusut yang mesti diurai di sana-sini . Jadi, dari mana kita mulai? Mulailah dari diri sendiri. Mulailah dari keluarga. Menurut Manajer Ekonomi Yayasan Baitul Maal Bank Rakyat Indonesia (BRI), Deni Pribadi, penguatan ekonomi keluarga bisa menjadi salahsatu solusinya, “Di sinilah perlu peran ibu rumah tangga mendukung kegiatan ekonomi kaum bapak. Banyak pertimbangan kita melihat peran ibu perlu diperkuat. Salahsatunya lewat pelatihan hari ini,” ungkapnya saat membukaPelatihan Keterampilan Membuat Kerudung kerjasama BRI dan LAZNAS BMT ICMI,STIE Widya Persada, Jakarta (28/5/14)

 

Mulailah Dari Keluarga

Keluarga, lanjut Deni, adalah titik awal membangun peradaban. Keluarga merupakan pondasi di mana kita membangun sakinah mawaddah wa rahmah, yang akan melahirkan generasi cerdas dan kuat, untuk membangun negara yang lebih kuat.

Hal ini sejalan dengan ikhtiar  BRI lewat Program Peningkatan Pendapatan Keluarga (P3K), di mana sasarannya menumbuhkembangkan usaha-usaha rumah tangga berskala kecil dan mikro.

“Alangkah baiknya kita mulai dari yang kecil dulu. Kalau kita bisa memenuhi kebutuhan hidup kita, menyejahteraan keluarga, mendidik anak dengan memenuhi kebutuhan pendidikannya, insya Allah lahir generasi masa depan yang lebih baik,” imbuhnya

DCIM100MEDIA

Deni berharap,  para peserta mengikuti pelatihan dengan baik dan dapat mengembangkan keterampilannya

“Karena bersyukur tidak sekadar mengucapkan hamdalah, tapi juga mengamalkan apa yang sudah diperoleh. Insya Allah walau pelatihan singkat, tapi ibu-ibu bisa berkonsultasi lebih lanjut dengan para pengajar, cari dan kembangkan secara mandiri, hingga menjadi sesuatu yang luar biasa di masa mendatang,”  demikian Deni.

Pelatihan yang berlangsung tiga hari ini juga menghadirkan Direktur LAZNAS BMT ICMI, Dato’ Sri Baihaqi Abdul Madjid, Direktur Eksekutif LAZNAS BMT ICMI, Husnul Yakin dan Pengurus Pusat ICMI, Muzakkir Muannas Tovagho.

Iklan