Musyawarah Nasional ke-4 Alisa Khadijah ICMI 2011

Asrama Haji Pondok Gede  & Bekasi Square

11-13 Maret 2011

Ekonomi bukan tujuan akhir sebuah pembangunan dan kehidupan manusia. Tapi dengan ekonomi yang tumbuh baik, sehat dan adil, kesejahteraan akan dapat ditingkatkan. Perempuan hari ini kenyataanya telah mengembangkan dirinya sendiri sehingga bisa berperan dalam rangka meningkatkan perekonomian. Demikian sebut Wakil Walikota Bekasi, Rahmat Effendi,  SSos, saat memberi sambutan pada pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) Asosiasi Muslimah Pengusaha (Alisa) “Khadijah”, Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) 2011: “Transformasi Layanan Alisa Khadijah di Era Globalisasi”, di Bekasi Square, Jawa Barat, Sabtu (12/3)    

Perempuan Kuasai TIK

“Saya berharap Alisa Khadijah, khususnya Alisa Khadijah cabang Kota Bekasi, dalam era perkembangan jaman sekarang ini, terus bisa menangkap peluang, kalau perlu jangan hanya menangkap peluang. Entrepreneur sejati juga pencipta peluang. Insya Allah kita bisa,” tandasnya.  Lebih lanjut, Rahmat mengungkapkan, Pemerintah Daerah Kota Bekasi sedang menyusun strategi berkenaan bagaimana memberdayakan UKM.  “Kantor Dinas  Perindagkop bukan saja hanya bisa menghabiskan uang APBD, tapi harus sebagai motivator bagaimana memecahkan persoalan-persoalan UKM yang ada,” ujarnya.

Ketua Presidium ICMI, Dr. Ing. Ilham Akbar Habibie, MBA,  dalam pemaparannya mengusulkan, akan sangat menarik dan berpeluang jika tiap bidang usaha Alisa Khadijah seperti industri kreatif, pendidikan dan kesehatan, diperkuat teknologi informasi dan komunikasi, atau bisa membuka usaha di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Kalau anggota Alisa Khadijah menguasai TIK, justru bisa membantu bisnis-binisnya misalnya di segi perencanaan, pengelolaan, pemasaran,financial, commercial, dsb. “Justru ini bisa lebih kompetitif apalagi dalam pasar bebas, karena saingan-saingan dalam dan luar negeri banyak yag sudah melaksanaan itu,” papar Ilham lalu  menyontohkan perusahaan- perusahan besar di dunia banyak yang memiliki pemimpin perempuan seperti Hewlett-Packard dan e-Bay.

Ketua Alisa Khadijah, Nani Zakaria mengatakan, Kesadaran dan optimisme rasa memiliki dan mencintai negri inilah yang mendorong Alisa “Khadijah” meningkatkan pelayan kepada seluruh anggotanya. Nani berharap lewat Munas ke-4 ini Alisa dapat menyatukan pikiran dan tindakan membangun asiasi ini sebagai bagian penting dalam membangun negeri ini.  karen aitu, pelayanan menjadi pilar penting yang menjadi dasar perkembangan perkumpulan pengusaha muslimah ini. “Di masa mendatang, anggota- selayaknya diberi ruang yang cukup sehingga tumbuh subur , inisatif, reaktif serta menghasilkan karya yang kompetitif. Ini sejalan dengan kebijakan ICMI yang mengedepankan program ekonomi terutama pengembangan ekonomi kreatif,” pungkasnya.

Munas yang juga dihadiri Presidium ICMI, Dr. Marwah Daud Ibrahim, dan secara resmi dibuka Sekretaris Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dra. Sri Danti Anwar, MA, mengetengahkan dua sesi seminar dengan tema “Menciptakan Peluang Bisnis di Pasar Bebas” bersama narasumber: Muhammad Ridwan (Kabid Perdagangan Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi Kota Bekasi), Nasruddin Yunus (Dirjen Industri Kecil dan Menengah Kementerian Perindustrian), Ir. Jeti R. Hadi (Pimpinan Redaksi Majalah Noor), dan Hj. Eka Santi (Artis)

Iklan