ICMI melanjutkan dan memperkuat program-program yang dirasakan manfaat dan memang diperlukan masyarakat bawah dan itulah kontribusi ICMI kepada negara. Menurut Ketua Presidium ICMI, Ilham Akbar Habibie, ICMI lebih memprioritaskan kebutuhan masyarakat akar rumput dengan menumbuhkembangkan perekonomian umat, karena itu sangat urgent (penting).

Pemberdayaan BMT

Ada satu konsep yang diyakini Ilham bisa dilanjutkan sebagai salahsatu program ICMI yaitu pemberdayaan Baitul Maal wat Tamwil (BMT). Karena BMT tersebar di berbaga propinsi dan daerah. “Beberapa waktu lalu saya berkesempatan berkunjung ke Orwil Jawa Tengah dan Jawa Timur. Mereka mengakui,  sorry to say, program kita memang belum banyak tapi kita banyak sekali BMT dan itu sudah berjalan. Dengan kata lain biarpun program ICMI lainnya belum  berjalan dengan baik tapi BMT-nya sudah ada,” ungkap Ilham saat silaturahim Majelis Pengurus Pusat ICMI di Jakarta (5/1).

Karena itu, lanjut Ilham, tinggal bagaimana kita menggunakan BMT sebagai wahana mentranformasikan umat kita dan memberi arti yang lebih besar kepada keanggotaan ICMI.

Di kesempatan yang sama, senada dengan Ilham, Presidium ICMI, Sugiharto memaparkan, menumbuhkembangkan BMT juga merupakan salahsatu upaya mengembalikan fungsi masjid sebagai pusat aktivitas umat. “Kita memiliki sekitar 800 ribu masjid di seluruh Indonesia. Kalau kita ingin memaksimalisasi fungsi masjid sebagai central of gravity dari kegiatan keumatan, itu merupakan fixed income bagi masjid ketimbang hanya diedarkan kotak amal tiap Jumatan,” tandasnya

Iklan