Jakarta (ANTARA News) – Ketua Pelaksana Muktamar V Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Ricky Rahmadi mengatakan, muktamar yang akan berlangsung pada 5-7 Desember 2010 akan dibuka oleh Wakil Presiden Boediono di Istana Bogor.

“Wapres akan membuka muktamar dengan ditandai pemukulan bedug,” katanya dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis.  Ia menambahkan, mantan Presiden yang juga Ketua Dewan Kehormatan ICMI Bacharuddin Jusuf Habibie juga direncanakan akan berpidato dalam rangkaian acara pembukaan tersebut. Habibie yang juga pernah menjadi ketua umum ICMI pertama akan memberikan pidato dalam dengan tema tentang membangun peradaban Indonesia madani.

Selain itu, dalam rangkaian pembukaan muktamar ICMI juga akan diisi oleh Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa yang juga sebagai Presidium ICMI dan Menteri Pendidikan Nasional Muhammad Nuh. Ia menambahkan, meski dibuka di Istana Bogor, namun rapat-rapat pleno Muktamar ICMI akan diselenggarakan di IPB International Convention Centre.

Ketua Presidium ICMI saat ini Azyumardi Azra mengatakan, dalam muktamar V ICMI nanti akan banyak mengemuka isu-isu sosial, politik, hukum dan keagamaan yang melekat dalam masyarakat. “Hal ini merupakan salah satu isu-isu yang terus muncul dari diskusi organisasi-organisasi wilayah (Orwil) ICMI,” katanya. Menurut dia, carut marutnya kehidupan sosial kemasyarakatan dan bernegara saat ini menjadi perhatian ICMI. Untuk itu, dalam Muktamar V kali ini, ICMI mengusung tema Membangun Peradaban Indonesia madani.

Pemilihan Presidium 

Ketua Pelaksana Muktamar V ICMI Ricky Rahmadi mengungkapkan pada Muktamar  ini, kembali akan memilih presidium ICMI yang teridiri dari lima orang untuk masa bhakti 2010-2015. “Pucuk pimpinan ICMI akan kembali kita pilih dan menanti nominasi dari orwil dimana setiap orwil akan menominasikan tujuh orang untuk presidium,” katanya.

Ketua Panitia Pengarah Muktamar V Hidayat Syarief, mengungkapkan dalam muktamar kali ini pucuk pimpinan tetap akan berbentuk presidium. “Dan akan diperkuat oleh sekretaris jenderal,” katanya.

Sementara itu, usia ICMI yang didirikan sejak 7 Desember 1990 kini telah memasuki 20 tahun. Dalam Muktamar ini sekaligus juga memuat acara milad ICMI ke-20.  Mantan Menteri Riset dan Teknologi di zaman Presiden Soeharto, BJ Habibie menjadi ketua umum ICMI pertama kali dan menjabat selama dua periode yaitu 1990-1995 dan 1995-2000.

Mantan Menteri Koperasi dan UKM Adi Sasono kemudian menggantikan Habibie menjadi ketua umum ICMI dan memimpin organisasi intelektual muslim tersebut pada 2000-2005.  Seusai kepemimpinan Adi Sasono, pucuk pimpinan ICMI berubah menjadi presidium. Pada 2005-2010 lima orang terpilih menjadi presidium ICMI dan ketua presidium digilir setiap tahun.  Kelima orang tersebut Marwah Daud Ibrahim, Nanat Fatah Natsir, Hatta Rajasa, Muslimin Nasution dan Azyumardi Azra.

sumber: Antara News

Iklan