Ketua Dewan Kehormatan ICMI Pusat, BJ Habibie didampingi Wares RI, Budiono menyalami segenap Menteri Kabinet Bersatu II, di antaranya Menteri Kelautan dan Perikanan, Fadel Muhammad, Menteri Pendidikan Nasional, Muhammad Nuh, Menteri Agama, Suryadharma Ali, Menko Bidang Perekonomian, Hatta Radjasa serta Menko Bidang Kesejahteraan Rakyat, Agung Laksono

Segenap Dewan Kehormatan, Dewan Penasehat dan Dewan Pakar dan Majelis Pengurus Pusat ICMI dan Utusan Kedutaan Besar Negara Asing turut menghadiri pembukaan muktamar V ICMI

pemukulan bedug oleh Wapres Ri Budiono menandakan dibukanya Muktamar V ICMI

Dalam Pidato Pembukaan, Wapres Boediono meminta ICMI ambil bagian dalam merevitalisasi peran Pancasila di masyarakat, terutama kaum muda. Selain itu, Wapres meminta ICMI memperkuat kebangsaan melalui citra Islam yang damai, bukan radikal. Terkait muktamar, Wapres berharap ICMI melahirkan ide-ide pembaruan di masyarakat.

Habibie berpesan pada ICMI agar menjadi wadah lahirnya para pemimpin yang tidak bersikap feodal. Ini adalah target 20 tahun kedua ICMI, Habibie menyebutnya sebagai Long March II. Ia menambahkan, ICMI berperan penting dalam menentukan arah demokratisasi Indonesia. ICMI lahir pada tahun 1990. Dalam 20 tahun pertama, ICMI (Long March I) terbukti aktif mengawal peralihan sistem otoriter ke sistem yang lebih demokratis di Indonesia.

Dalam orasinya, Habibie juga menyatakan, ICMI harus terus mendukung sumber daya manusia Indonesia yang seimbang iman dan takwa (imtak) dengan ilmu pengetahuan. Menurut dia, kalau manusia punya iptek tanpa imtak, akan menimbulkan bahaya. Namun sebaliknya, bila punya imtak tanpa iptek, manusia tidak akan maju dalam peradaban.

Ketua Presidium ICMI Azyumardi Azra menyerahkan ICMI Award kepada Rudi Fatah atas jasanya menciptakan lagu Hymne ICMI. Sementara Ketua Dewan Kehormatan ICMI, Bj. Habibie menerima Penghargaan ‘Bhakti Utama’ dari ICMI. Azyumardi juga menyerahkan buku 20 Tahun Perjuangan ICMI kepada Wapres

Muktamar V ICMI yang sekaligus Milad 20 tahun (7 Desember) itu diikuti 1.200 peserta dari Organisasi Wilayah (Orwil), Organisasi Daerah (Orda), Organisasi Satuan (Orsat) dan Badan Otonom (Batom) di seluruh Indonesia, juga Orwil dan Orsat dari Timur Tengah, Malaysia serta Amerika Serikat. Muktamar V ICMI pun dihadiri peninjau dari sejumlah organisasi massa (ormas) Islam di Tanah Air

 

Wapres RI, Budiono dan Ketua Dewan Kehormatan ICMI, BJ Habibie usai Pembukaan Muktamar V ICMI

Iklan